English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 29 November 2010

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan

Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Faktor-faktor tersebut dapat kita kelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari tumbuhan itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar tumbuhan tersebut.
Faktor internal meliputi:

   1. Hormon
      Hormon tumbuhan (disebut juga fitohormon) adalah zat kimia yang berperan dalam proses pertumbuhan tumbuhan. Fitohormon mempengaruhi bentuk tumbuhan, pembentukan biji dan pembentukan organ-organ tumbuhan. Ada 5 kelas utama dalam hormon tumbuhan yaitu:
          * Asam absisat (ABA)
            Berperan dalam dormansi kuncup dan gugurnya daun-daun.
          * Auksin
            Terdapat di meristem apikal dan berperan dalam pertumbuhan memanjang. Auksin menyebabkan terjadinya dominasi apikal.
          * Sitokinin
            Berperan mempercepat pembelahan sel dan memperkecil dominasi apikal.
          * Etilen
            Terdapat pada buah yang sudah tua. Berperan dalam pemasakan buah.
          * Giberelin
            Berperan dalam pembelahan dan pemanjangan sel (tetapi tidak pada akar). Giberelin dimanfaatkan untuk menghasilkan buah yang lebih besar.

      Selain hormon-hormon yang telah disebutkan di atas, ada pula hormon lain yang juga dihasilkan tumbuhan yaitu:
          * Kalin, yang dapat dibedakan menjadi empat:
            • Kaulokalin, merangsang proses pembentukan batang
            • Rizokalin, merangsang proses pembentukan akar
            • Filokalin, merangsang proses pembentukan daun
            • Antokalin, merangsang proses pembentukan bunga
          * Asam traumalin
            Berperan dalam memperbaiki bagian tubuh tumbuhan yang rusak.
   2. Hereditas
      Tumbuhan yang secara keturunan tinggi akan cenderung untuk tumbuh tinggi pula. Sedangkan tumbuhan yang secara keturunan pendek akan cenderung untuk tumbuh pendek.

Faktor eksternal meliputi:

   1. Cahaya
      Cahaya merupakan sumber energi dalam fotosintesis. Tanpa cahaya, tumbuhan tidak akan mampu berfotosintesis dengan baik dan menyebabkan tumbuhan terganggu pertumbuhannya. Cahaya juga merupakan faktor penghambat pertumbuhan. Hormon auksin menjadi tidak aktif ketika ada cahaya. Hal ini menyebabkan tumbuhan yang ditanamn di tempat terkena cahaya matahari menjadi lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam di tempat gelap. Kekurangan cahaya pada saat perkecambahan akan menyebabkan gejala etiolasi di mana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat tetapi lemah dan berwarna kuning pucat.

      Selain itu cahaya juga mempengaruhi arah tumbuh tumbuhan. Peristiwa ini dikenal sebagai fototropisme. Tumbuhan akan tumbuh mengikuti arah datangnya cahaya. Hal ini ada kaitannya dengan kerja hormon auksin.
   2. Suhu
      Suhu optimum dibutuhkan untuk mengaktifkan enzim yang berperan dalam proses metabolisme.
   3. Kelembaban
      Kelembaban berkaitan dengan air. Air sangat dibutuhkan dalam proses perkecambahan. Proses perkecambahan dimulai dengan adanya peristiwa imbibisi yaitu masuknya air ke dalam biji sehingga menyebabkan biji membengkak kemudian pecah.

      Kelembaban yang terlalu tinggi menyebabkan penguapan yang terjadi sedikit. Sehingga transpor air lambat dan makanan lambat sampai ke tumbuhan. Akibatnya tumbuhan lambat tumbuh. Sebaliknya kelembaban yang terlalu rendah menyebabkan penguapan sangat banyak. Sehingga tumbuhan mengalami kekeringan.
   4. Nutrisi
      Nutrisi merupakan bahan baku dalam proses fotosintesis. Tanpa nutrisi yang cukup, tumbuhan akan sulit tumbuh dengan baik. Nutrisi terdapat di dalam tanah sebagai medium tumbuh tumbuhan. Nutrisi dapat dibedakan menjadi makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien dibutuhkan dalam jumlah banyak sedangkan mikronutrien hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar